Manusia Buas Itu Memakan Anaknya

Banyak yang menganggap bahwa hewan sebuas apapun tak akan mungkin memakan anaknya, begitu juga manusia sejahat-jahatnya orang tua tidak akan menjahati anaknya sendiri. tapi hewan adalah makhluk yang bergerak berdasarkan insting tanpa akal dan nafsu.Berbeda dengan manusia, mereka memilikikesempurnaan karena selai memiliki insting, manusia juga memiliki akal pikiran, hatinurani (perasaan) dan hawa nafsu. Hewan adalah makhluk rendah yang hanya memiliki insting. Tapi manusia yang sempurna akan jauh lebih rendah dari hewan jika sudah terjebak dalam hawa nafsu, dan bisa melakukan hal yang sangad biadab, lebih biadab dari hewan sekalipun. jadi anggapan bahwa "hewan sebuas apapun tak akan mungkin memakan anaknya, begitu juga manusia sejahat-jahatnya orang tua tidak akan menjahati anaknya sendiri" tidak bisa menjadi acuan, karena manusia itu makhluk sempurna yang peranah di ciptakan Allah S.W.T  tapi justru karena kesempurnaan itu dapat menjadi makhluk paling rendah yang perna ada dan menjadi makhluk paling tinggi yang pernah ada

7 komentar:

lithaetr mengatakan...

Kesempurnaan juga bs jd sebuah cobaan,ujian,dan mengemban sebuah tugas besar bagi manusia.Ga bs hanya dengan dikatakan makhluk sempurna manusia akan bebas dari ujian,karena itu sungguh sangat beruntung jika manusia bisa memanfaatkan kesempurnaannya dgn hal2 yg baik dan positif

Gie_Aff mengatakan...

sip sip benar sekali tha justru kesempurnaan manusia bagaikan buah simalakama karena kesempurnaan sejati hanya milik Allah S.W.T

lithaetr mengatakan...

Like this bula.Jempol abis dah.Hehe

Gie_Aff mengatakan...

yang banyak donk jempolnya

lithaetr mengatakan...

Aq kasih empat jempol wes buatmu bula.Hehe.Kl kurang jempolnya ntar aq pinjem jempolnya m.Damar,m.Agus,m.Cahyo pokoknya biar banyak jempol untukmu.Hehe

Gie_Aff mengatakan...

jempolnya mas damar aj deh yng lain gk usah hehehehe

lithaetr mengatakan...

Okay..Baiklah..Boleh..Boleh..Boleh

Posting Komentar