Ayah

jam 12 siang bel sekolah berbunyi menandakan sekolah telah usai. semua anak-anak keluar dari kelas masing-masing menuju halaman sekolah yang hijau dan luas. semua anak pulang dengan senang dan orangtua mereka menjemput dengan gembira. tapi tidak dengan ku pulang sekolah bukan sesuatu yang menyenangan, tetapi sesuatu perjuangan dengan waktu yang panjang. berjam-jam menunggu di jemput. satu persatu anak-anak yang tersisa pulang di jemput orang tua masing-masing, tapi jemputanku belum datang jua. satu persatu orang di sekolah hilang, dan akupun masih menunggu dengan perut yang lapar, jam 5 sore belum ada tanda-tanda jemputan.tak lama jemputan yang ku tunggu tapi tak ku harapkan datang juga dan hanya seorang supir yang datang menjemput. beruntung, itu kata teman-temanku kata mereka orangtuaku kaya punya supir untuk antar jemput tapi menurutku itu suatu hal yang menyakitkan, karena yang ku mau orangtuaku yang menjemputku saat itu bukan supir yang bukan siapa-siapaku, kalianlah yang paling beruntung menurutku.

2 komentar:

lithaetr mengatakan...

Kamu juga termasuk orang yang beruntung kok bula...Selalulah untuk belajar memotivasi dirimu agar dirimu bisa lbh baik di kemudian hari,agar bisa juga dirimu sembuh dari beberapa rasa traumamu jgn sampai hal ini yang selalu menghambatmu untuk maju...Menurut kata2 bijak musuh terbesarmu adalah dirimu sendiri...Kamu itu adalah batu yang belum terbiasa terasah jd intan...Ayolah semangat yach...Aku tau kamu pasti bisa... =D

Gie_Aff mengatakan...

sure abaut that tha hehehe

Posting Komentar